Kehamilan

Publish date : 02/17/2020

Inilah Alasan Mums Sering Alami Sembelit Pasca Melahirkan


 

Lahirnya Sang Buah Hati ke dunia merupakan salah satu hal terindah, benar kan, Mums? Rasa lega dan rileks langsung menyelimuti ketika bayi mungil yang sehat berada dipelukan kita. Rasanya segala rasa sakit dan tantangan selama mengandung bayi tercinta langsung sirna. Walaupun demikian, hari-hari setelah melahirkan tentu menjadi level baru untuk kita sebagai ibu. Di tahap awal, kita pasti akan melewati masa pemulihan yang cukup berat nih, Mums. Mulai dari penyembuhan luka persalinan hingga berbagai perubahan kondisi fisiologis post-partum. Salah satu perubahan fungsi tubuh yang cukup mengganggu adalah sembelit atau konstipasi pasca melahirkan. Mums mungkin seringkali sulit atau enggan BAB karena rasa sakit dan tidak nyaman. Mau tahu penyebab, faktor pemicu, dan tips menghilangkan sembelit post-partum yang aman kan, Mums. Mari bahas bersama pada penjelasan di bawah ini.




Mengapa Sering Sembelit Pasca Melahirkan?

Sembelit setelah persalinan merupakan hal yang sangat lumrah kok, Mums. Normalnya, Mums baru akan BAB setelah 2 sampai 3 hari pasca melahirkan. Namun, sebaiknya Mums tidak menahan BAB dalam waktu cukup lama, ya. Karena, hal inilah yang seringkali menyebabkan sembelit atau konstipasi. Walaupun bagi beberapa Mums, buang air besar menjadi terasa menyakitkan, upaya melancarkan BAB tetap harus diterapkan. Mums juga tidak perlu khawatir jahitan luka operasi sobek, karena jahitan tersebut memang didesain untuk dapat menahan tekanan besar.


Kondisi sembelit sebenarnya tergantung pada kekuatan otot-otot usus Mums. Jika Mums rutin berolahraga dan memelihara kesehatan pencernaan selama kehamilan, risiko sembelit akan lebih rendah. Sementara itu, apabila Mums punya riwayat sembelit dan wasir yang cukup sering, kemungkinan kejadiannya pun akan lebih besar setelah persalinan. Konstipasi atau sembelit ini bisa terjadi hingga 6 minngu pasca melahirkan. Berikut ini faktor-faktor pemicu sembelit yang terjadi setelah melahirkan:

  1. Masih tingginya kadar hormon progesteron dalam tubuh yang dapat memicu sembelit

  2. Perlambatan kinerja sistem pencernaan karena otot halus usus dan panggul yang lemah, akibat efek berat janin yang menekan usus besar.

  3. Efek samping dari obat-obatan anti nyeri tertentu yang dikonsumsi seperti petidin dan diamorfin.

  4. Tingginya kadar zat besi karena akumulasi dari suplemen yang diminum selama kehamilan

  5. Nyeri luka sayatan pada perineum (bagian antara vagina dan anus) akibat prosedur episiotomi saat proses persalinan, yang membuat malas BAB

  6. Efek operasi caesar yang membuat usus baru bisa berfungsi normal sekitar 3 hari pasca persalinan

  7. Perut kosong jelang persalinan, kurangnya energi, dan dehidrasi.

  8. Adanya luka atau wasir di area anus



Baca juga:

Bunda, Pastikan Tubuh Sehat Menjelang Persalinan dengan Cara Berikut Ini!

Mual dan Sembelit Pasca Operasi Wajar Gak, Sih?

Anak Sering Sembelit? Cegah dan Atasi dengan Bahan Alami Ini Saja, Mums!





Tips Jitu Meredakan Sembelit Untuk Mums

Jika sembelit mulai dirasakan, Mums tidak perlu cemas akan efeknya ataupun takut mencoba BAB. Karena, menahan BAB justru akan membuat sembelit makin parah. Biar buang air terasa lebih nyaman, Mums bisa menerapkan langkah-langkah di bawah ini sebagai upaya pengembalian fungsi pencernaan.

  1. Perbanyak minum air mineral, untuk mengembalikan energi dan membilas usus. Lebih baik lagi jika air yang diminum bersuhu hangat.

  2. Konsumsi makanan berserat tinggi seperti, buah, sayur, dan biji-bijian serealia, untuk membantu melicinkan dinding usus

  3. Pelihara keseimbangan usus dengan mengonsumsi sumber probiotik seperti yogurt. Jika Mums alergi produk susu atau tidak suka yogurt, penuhi kebutuhan dengan mengonsumsi suplemen probiotik seperti Lacidofil.

  4. Segera buang air, dan jangan ditunda-tunda. Karena, feses akan menjadi lebih keras dan lebih sulit untuk dikeluarkan

  5. Buang air dengan cara berjongkok, karena dengan posisi ini terbukti membuat BAB lebih lancar

  6. Berendam dengan air hangat selama 3-10 menit, untuk meredakan nyeri luka persalinan dan pembengkakan dinding anus akibat wasir

  7. Bantu dengan obat-obatan penunjang. Misalnya, jika nyeri luka persalinan tak tertahankan, Mums bisa coba mengonsumsi anti nyeri terlebih dahulu. Mums juga bisa melunakan feses dengan meminum obat pencahar yang disarankan oleh dokter.

  8. Lakukan aktivitas kecil yang menyenangkan dan hindari stres. Aktivitas tubuh dapat menginisiasi pergerakan otot usus dan mencegah otot menjadi kaku.



Sekarang sudah lebih tidak cemas lagi akan sembelit yang mengganggu kan, Mums? Terapkan langkah-langkah pemeliharaan pencernaan dan luka persalinan dengan rutin agar Mums sehat terus. Jika ternyata sembelit tak kunjung reda lebih dari 6 minggu, BAB terasa nyeri terus disertai sakit perut, dan nampak feses bercampur lendir atau darah, segera periksakan kondisi Mums ke dokter, ya! Konsultasikan gangguan kesehatan Mums sekecil apapun ke tenaga ahli, demi kesehatan Mums dan Si Kecil.






Referensi: HelloSehat, Alodokter, DokterSehat, HaiBunda




Tags: Sembelit pasca melahirkan,sembelit,obat sembelit,susah BAB setelah melahirkan,susah BAB,konstipasi setelah melahirkan,konstipasi,postpartum,sakit pasca melahirkan,penanganan sembelit,obat konstipasi,lacidofil,probiotik pencernaan