Wanita

Publish date : 09/06/2020

Ladies, sebagai wanita tentu kita sering yang mengalami perubahan hormon dalam tubuh, misalnya saja saat kita mengalami menstruasi, perimenopause hingga menopause. Hormon yang umumnya terlibat dalam siklus ini antara lain estrogen, progesterone, FSH (Follicle Stimulating Hormone), dan LH (Luteinizing Hormone). 


Perimenopause ialah rentang waktu yang terjadi sebelum mengalami menopause (berhentinya ovarium menghasilkan ovum / sel telur). Perimenopause ditandai dengan menurunnya level hormon estrogen yang dihasilkan oleh ovarium. Di tahap akhir Perimenopause, tubuh akan semakin sedikit memproduksi estrogen hingga akhirnya tidak lagi diproduksi yang menandakan kamu telah masuk ke tahap menopause.  


Selain karena kondisi alami tubuh kita, perubahan hormon dapat pula disebabkan faktor eksternal, seperti penggunaan pil kontrasepsi atau pengobatan hormonal. Pil kontrasepsi sendiri berisi hormone estrogen dan progestin yang menghambat ovulasi (sel telur lepas dari ovarium) sehingga tidak terjadi pembuahan oleh sel sperma. Sedangkan terapi hormon banyak digunakan pada terapi kanker payudara, kanker prostat hingga Polycystic Ovarian Syndrome (PCOS). 



Apa Saja Pengaruh Perubahan Hormonal bagi Pencernaan Kita?


Perubahan hormonal yang terjadi dalam tubuh berefek pada berbagai keadaan fisiologis kita, salah satunya ialah terhadap sistem pencernaan. Berikut 5 pengaruh perubahan hormon pada sistem pencernaan kita:


1. Perut terasa kembung dan nyeri yang disebabkan oleh level estrogen yang tinggi dalam tubuh


2. Diare yang disebabkan karena peningkatan motilitas usus karena level hormon estrogen yang tinggi


3. Peningkatan permeabilitas usus halus karena level estrogen yang tinggi, menyebabkan toksin, bakteri dan makanan yang tidak tercerna bisa masuk ke dalam aliran darah


4. Konstipasi, yang disebabkan relaksasi otot polos usus dan perlambatan transisi makanan di sistem pencernaan oleh hormone progesteron


5. Berkurangnya produksi enzim pencernaan dalam tubuh, yang selanjutnya dapat memicu berbagai gangguan pencernaan. Ketika kondisi ini terjadi, tentunya pasien perlu mengatur diet dan mengonsumsi suplemen untuk memenuhi kebutuhan enzim pencernaan



Tips Sehat untuk Menangani Dampak Perubahan Hormonal Tubuh


Nah Dears, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi dampak negatif dari perubahan hormon terhadap sistem pencernaan, antara lain sebagai berikut :


1. Ubah gaya hidup 

  • Pastikan tubuh kamu selalu terhidrasi dengan meminum air yang cukup

  • Kunyah makanan dengan pelan dan lebih lama, agar sistem pencernaan lainnya dapat bekerja lebih ringan

  • Konsumsi makanan yang mudah dicerna, seperti probiotik, yoghurt, salmon, dan yang lainnya

  • Kurangi makanan atau minuman yang bersifat stimulant, seperti kopi, teh, dan alkohol 

  • Berolahraga secara rutin 


2. Hindari pemicu stres, dan berlatih untuk melakukan manajemen stres dengan lebih baik

Perubahan hormon estrogen berpengaruh pada pengurangan produksi neurotransmitter tubuh seperti dopamine, norepinephrine dan serotonin yang berpengaruh pada perasaan senang dan bahagia. 


3. Konsumsi sumber makanan atau suplemen yang dapat menunjang kebutuhan enzim pencernaan 

Suplemen berfungsi untuk membantu sistem pencernaan untuk tetap memiliki suplai enzim yang cukup terutama ketika telah mengalami menopause. Pastikan suplemen yang kamu konsumsi mengandung enzim pencernaan yang lengkap dan aman digunakan. Salah satu suplemen dengan kandungan enzim yang lengkap dan bisa menjadi pilihan kamu ialah Freegas, dengan kandungan  protease, amilase, glukoamilase, alfa – galactosidase, lipase, selulase, lactase dan invertase. Dimana enzim – enzim ini dapat membantu mencerna berbagai bahan makanan yang mengandung lemak, protein, karbohidrat hingga serat. Jadi kamu gak usah khawatir lagi mengalami gangguan pencernaan seperti kembung, diare, konstipasi dan perut tidak nyaman, karena ada Freegas yang bisa memenuhi kebutuhan enzim harian kamu!




Referensi:

Medical News Today, Healthline, The North American Menopause Society Website, The Organic Dietitian




Tags: Hormone,menstruasi,menopause,perimenopause,enzim,pencernaan,freegas,wanita