Kesehatan

Publish date : 09/18/2020

Sebagai makhluk hidup, kamu akan mengalami berbagai reaksi biokimia dalam tubuh yang kasat mata. Contoh paling nyata adalah saat kamu melakukan suatu gerakan sekecil apapun, diperlukan energi, proses pembentukan energi ini dilakukan oleh tubuh melalui proses yang panjang dan rumit, maka itu diperlukan suatu katalis untuk membantu mempercepat prosesnya, katalis ini dikenal dengan enzim. Enzim merupakan suatu protein dengan bentuk kompleks yang diproduksi dan disekresi oleh tubuh untuk mempercepat – bahkan jutaan kali – proses kimia dalam tubuh.



Apa Fungsi Enzim Pencernaan?


Enzim bekerja dengan cara mengikat suatu molekul dan merubahnya dengan cara tertentu. Enzim sangat penting pada proses respirasi, fungsi saraf, otot, dan juga pencernaan makanan. Pada proses mencerna makanan, tubuh tidak dapat menyerap nutrisi makanan dalam bentuk utuhnya, enzim berperan untuk membantu memecah molekul kompleks besar menjadi molekul kecil agak dapat diserap dengan baik oleh sistem pencernaan mulai dari saat kamu mengunyah makanan hingga proses pembuangan zat-zat yang tidak diperlukan tubuh.


Sistem saluran pencernaanmu menghasilkan berbagai jenis enzim dengan fungsi yang berbeda-beda, berikut adalah 3 jenis enzim pencernaan utama dan fungsinya dalam tubuh:


1. Amilase

Pada manusia amilase terdapat di saliva, berfungsi untuk memecah karbohidrat molekul besar seperti pada tepung menjadi maltose (disakarida), maltotriose (trisakarida), dan α-Limit dekstrin (oligosakarida)


2. Protease

Protease berperan dalam memecah protein menjadi asam amino. Pepsin, kimotripsin, tripsin, dan elastase merupakan jenis dari protease. Enzim ini kebanyakan diproduksi oleh pankreas.


3. Lipase

Bersama dengan garam empedu, enzim lipase memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Enzim lipase diproduksi oleh pankreas.



Dampak Kekurangan Enzim Pencernaan


Tubuhmu tidak selamanya dalam keadaan prima, ada saat-saat tertentu dimana kamu terpapar virus atau bakteri, imunitas tubuh yang turun, atau  bila kamu menderita penyakit kronik yang akan mengubah bahkan menurunkan fungsi tubuh normal. Hal-hal tersebut juga berpengaruh pada enzim tubuhmu, produksi akan berkurang serta fungsinya menjadi tidak maksimal.


Sama halnya dengan enzim pada umumnya, beberapa kondisi atau kelainan tubuh dapat berdampak pada kekurangan enzim di sistem saluran pencernaan. Beberapa kondisi atau kelainan tersebut di antaranya: 


1. Insufisiensi Eksokrin Pankreas

Pankreas merupakan organ yang paling banyak memproduksi enzim pencernaan, apabila pankreasmu tidak dapat memproduksi atau mensekresi cukup enzim pencernaan akan mengakibatkan pencernaan menjadi tidak lancar dan terjadi malnutrisi. Pankreatitis kronis,operasi pankreas, tumor atau kanker pankreas, fibrosis kistik, dan diabetes dapat menyebabkan kondisi ini. Gejala yang ditimbulkan dari kondisi ini di antaranya diare, kembung, kram setelah makan, kotoran yang berbau busuk, malnutrisi, gampang terserang penyakit hingga dampak kesehatan lain yang lebih serius.


2. Intoleransi Laktosa

Kondisi ini terjadi saat susu dan produk olahannya tidak dapat dicerna oleh ususmu, mengakibatkan perut kembung dan diare. Kondisi ini hanya terjadi pada beberapa orang dimana laktosa pada susu tidak dapat dipecah karena ketiadaan enzim laktase.


3. Alergi Makanan

Kondisi ini timbul bila terjadi kekurangan enzim pencernaan sehingga tidak mampu memecah protein di saluran cerna mengakibatkan alergen yang terkandung pada protein makanan yang kita konsumsi memicu timbulnya reaksi imunitas. Gejala dari alergi makanan yang sering muncul adalah inflamasi yang bisa sangat berbahaya.


4. Kontrol Mikroba

Makanan dan minuman yang kamu konsumsi pasti mengandung banyak bakteri, beberapa bakteri di antaranya mungkin bersifat patogen dan dapat menimbulkan infeksi penyakit. Saat ditelan, makanan akan melalui lambung dimana terdapat asam lambung yang bisa membunuh bakteri. Namun, dari penelitian diketahui bahwa enzim pencernaan juga berperan membantu mengurangi risiko infeksi karena bakteri dari makanan dengan cara menghalangi bakteri melekat pada sel tubuh. Dengan hilangnya fungsi enzim, penderitanya akan jadi lebih rentan terserang infeksi pencernaan, Sowbat!



Solusi Memperbaiki Fungsi Enzim Pencernaan


Kekurangan enzim pencernaan dapat berdampak serius pada kesehatan kamu, maka itu kondisi ini harus segera kamu atasi sedini mungkin. Pertama-tama kamu sebaiknya mengunjungi dokter untuk berkonsultasi apakah gejala-gejala yang kamu alami berhubungan dengan kekurangan enzim pencernaan serta bagaimana cara mengatasinya.


Cara selanjutnya adalah dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung enzim pencernaan misalnya nanas yang mengandung bromelain (termasuk protease), pepaya yang mengandung papain (termasuk protease), mangga yang mengandung amilase, madu yang mengandung diastase, amilases, invertase dan protease, alpukat yang mengandung lipase, serta pisang yang mengandung amilase dan glukosidase. Konsumsi probiotik seperti kefir, tempe, kimchi dan natto dapat membantu menyeimbangkan flora normal dalam perut, sehingga produksi enzim juga meningkat. Selain konsumsi makanan-makanan tertentu, kamu mungkin perlu mengunyah makanan lebih lama agar enzim di mulutmu dapat bekerja lebih optimal untuk memecah makanan, sehingga saat masuk ke usus dapat dicerna dengan lebih baik.


Opsi lain yang sangat direkomendasikan adalah dengan mengonsumsi suplemen yang mengandung enzim pencernaan. Saat ini sudah banyak ditemui berbagai brand suplemen dengan berbagai kandungan enzim, salah satunya adalah Freegas. Produk ini adalah salah satu produk suplemen makanan yang membantu memelihara kesehatan pencernaan dengan kandungan enzim pencernaan terlengkap yaitu, protease, amilase, glukoamilase, alfa-galaktosidase, lipase, selulase, laktase dan invertase. Hanya dengan mengonsumsi satu tablet setiap hari, ketika sesudah atau pada saat makan, kamu sudah bisa memenuhi semua kebutuhan enzim pencernaan harian. Sangat praktis untuk Sowbat yang beraktivitas padat, kan?


Enzim pencernaan merupakan komponen penting dalam tubuhmu, tanpanya sistem pencernaanmu tidak bisa mencerna makanan dengan baik yang akan berakibat pada gangguan kesehatan. Berbagai cara dapat kamu lakukan untuk memelihara sistem pencernaan, mulai dari mengonsumsi makanan alama hingga suplemen makanan yang mengandung enzim pencernaan. Mari jaga keseimbangan dan kesehatan pencernaan setiap saat!





Referensi:

Official/Organizational Website:

Medical News Today, Healthline, Healthy Eating by SF Gate

Journal & Book:

- Book Titled “Principles of Medical Biochemistry” by Gerhard Meisenberg and William H. Simmons

- E-Journal titled “The Use of Digestive Enzymes in Specific Digestive Disorders. A continuation of our interview with enzyme expert M. Mamadou, PhD” written by By M. Mamadou, PhD. Published on naturalmedicinejournal.com on September 2013 Vol. 5 Issue 9




Tags: Enzim pencernaan,fungsi enzim pencernaan,dampak kekurangan enzim pencernaan,suplemen makanan,Sistem Pencernaan,enzim,jenis enzim pencernaan,manfaat enzim pencernaan,suplemen,freegas suplemen enzim,suplemen makanan mengandung enzim